Siang itu
aku sedang sendirian di kamar kost. Lalu temanku mengirimiku pesan mengataka
“Bro, ada di kosan? Gue kesana ya?”. Aku balas “ok”. Tapi sampai hari ini dia
tidak pernah datang ke kost ku.
Waktu itu aku mengendarai mobil. Aku pergi bersama
teman-temanku. Teman-temanku sangat tidak bisa diam. Kami
melewati jalan yang cukup menyeramkan. Di sebelah kanan kami ada jurang. Lalu salah seorang
temanku membuka donat yang kami beli sebelum pergi. Aku mengambil satu. Sambil memegang stir, aku
membuka mulut untuk makan. Temanku disebelah tidak sengaja menyenggol lenganku
yang lengah, donatku jatuh ke jurang karena aku membuka jendela mobil
lebar-lebar.
Tengah malam itu aku mendapatkan pesan singkat. Pesan itu
mengatakan “kamu telah dikutuk. Untuk melepaskan kutukan, kirim pesan ini ke 10
orang di kontak di hpmu.” Tapi aku baca itu pagi-pagi, karena
aku baru bangun. Dan aku sudah dikutuk.
Waktu itu
aku baru membeli teropong baru. Aku membawa teropong itu saat sedang berkumpul
bersama teman-temanku. Kami mencoba teropong itu. TIba-tiba saat temanku sedang
mencobanya dia menjerit ketakutan. Dua orang temanku mencoba melihat
menggunakan teropong itu juga dan hasilnya mereka itu menjerit. Saat aku coba,
aku mengerti kenapa mereka menjerit. Mereka melihat sesuatu yang tidak
seharusnya mereka lihat. Mereka melihat celana seorang laki-laki yang melorot
sehingga pantatnya terlihat atau biasa dikenal “butt crack”.
Setelah
beberapa hari tidak pulang ke rumah. Suasana rumah menjadi aneh. Saat aku ada
di kamarku yang berada di lantai 2, aku merasa kamarku bukan lagi kamarku.
Perasaanku aneh ketika aku berada di kamar. Ternyata kamarku baru di renovasi
kemarin.
Kucing
adalah hewan yang umum kita lihat. Di sekitar rumah kostku ada banyak kucing.
Ada kucing jantan ada juga yang betina. Ada yang berawarna abu, kuning, hitam, putih,
banyak sekali. Namun ada 1 kucing yang aku takuti. Kucing jadi-jadian. Itu
adalah kucing jantan, tapi dia lebih suka mendekati kucing jantan lainnya
daripada kucing betina.
Di kamar
kost aku duduk depan laptop.Lewat tengah malam pukul 3. Membaca dengan khidmad
sebuah komik secara online. Perbuatan ilegal memang. Tiba-tiba aku mendengar
suara benda jatuh sangat kencang. Aku langsung memburu ke luar kamar. Ternyata
ada ayam menjatuhkan rak sepatu kamar sebelah. Kenapa bisa ada ayam di kost?
Malam itu
aku baru pulang ke rumah. Sudah seminggu aku tidak pulang karena sedang berkegiatan
di luar. Aku masukan kendaraan ke garasi lalu aku masuk ke rumah. Semua orang
sudah tidur waktu itu. Karena lapar aku pergi ke dapur. Di dapur, aku merasakan
keanehan. Lampu dapur mati. Sangat gelap waktu itu di dapur. Meskipun lampu
sudah aku nyalakan, aku masih merasa aneh. Auranya berbeda. Lalu aku melihat
kompor baru disana.
Siang itu
aku mendapat SMS ancaman. Kurang lebih isinya seperti ini “Kuota Internet
cepat-cepat anda akan segera habis. Segeralah isi pulsa anda untuk
memperpanjang paket Internet anda”. Tapi aku tidak takut ancaman itu. Aku tidak
mengisi pulsa.
Gadis itu
adalah gadis impian semua orang jika di lihat dari fisiknya. Postur tubuhnya
bagus dan dia tidak terlalu gemuk atau kurus. Kakinya jenjang sehingga terlihat
sangat indah jika berdiri. Lengannya tidak terlalu banyak otot yang menonjol.
Jemarinya begitu lentik sehingga terlihat seolah menari-nari jika digerakannya.
Wajahnya adalah yang tercantik. Rambutnya panjang dan berwarna hitam. Jika
dilihat dia memang gadis impian semua lelaki. Namun sayang, dibalik
kecantikannya, di balik rambutnya yang indah, ada paku dikepalanya.
Hari itu aku
mengantar pacarku berbelanja di sebuah Super Market. Struck yang diberikan
sangatlah panjang. Pacarku itu tidak pernah mau menyimpan struck apapun yang dilakukan
bukan membuangnya tapi dia berikan padaku. Lalu saat dia sedang tidak melihat
aku menyelipkan struck itu di totebagnya. Setelah kami pulang dia keheranan
kenapa struck belanjanya ada dalam tasnya.
Beberapa
bulan yang lalu aku bermain ke rumah kawanku. Kawanku ini memang agak aneh dan
bisa dibilang misterius. Aku melihat sebuah disc DVD yang masih dalam cover
tapi di covernya tertulis “JANGAN TONTON FILM INI APAPUN YANG TERJADI!!”. Aku
menjadi penasaran dan aku meminjamnya. Kawanku sudah memperingatkan, namun aku
sangat penasaran dan tidak takut dengan konsekuensinya. Aku putar film itu dan
ternyata itu adalah film ‘Never Say Never’.
Pukul 1
tengah malam aku baru pulang dari rumah temanku. Waktu itu aku pulang
mengendarai mobil. Karena aku sedikit mengantuk dan mataku sudah tidak fokus
aku putuskan tidak lewat tol. Waktu itu aku sendirian di dalam mobil menunggu
lampu merah menjadi hijau di sebuah perempatan. Di luar cahaya remang hanya
diterangi lampu jalanan. Di keremangan malam itu tepat di luar jendela mobil
aku melihat sesosok yang menyeramkan. Aku melihat bencong sedang menari dengan
gemulai.
Waktu itu
sudah malam dan hujan deras. Aku dan pacarku terjebak hujan di kampusnya.
Setelah hujannya tidak terlalu deras aku mengajak dia pergi makan. Namun dia
mulai berkelakuan aneh. Dia mengajakku makan di suatu tempat yang aku tidak tahu.
Kami pun pergi, aku mengendarai motor dan dia menunjukan jalan. Sampai disana
kami duduk di kursi yang kosong. Selang beberapa menit aku menyadari kalau itu
bukan tempat biasa. Pacarku yang terdiam dari tadi mulai tertawa. Saat aku
melihat ke depan, aku melihat 3 bencong sedang mengamen disana. Aku takut
bencong dan pacarku tahu itu. Dia tertawa puas.
Akhir-akhir
ini aku selalu tidur lewat tengah malam. Malam itu aku sedang mengetik sebuah
cerpen. Agar tidak sepi aku memainkan musik. Tiba-tiba aku mendengar suara
misterius. Terdengar seperti sebuah nyanyian tapi lebih pelan. Setelah aku
menyimak dengan seksama aku baru sadar itu video temanku sedang menyanyi dengan
temannya di facebook.
Pukul 2
malam aku terbangun. Entah kenapa aku terbangun, maka aku beranjak dari tempat
tidur lalu jalan ke kamar mandi. Di kamar mandi aku sadar kalau aku kehausan.
Aku kembali lagi ke kamar, minum air yang selalu aku sediakan dipinggir tempat
tidur. Sudah minum aku lihat ada yang aneh dengan selimutku. Selimut itu
bergerak sendiri. Itu bukan selimut yang biasa aku pakai. Aku baru sadar
ternyata itu selimut milik kawanku. Ternyata aku sedang menginap di rumah
kawanku.
Aku sedang
berdua dengan pacarku waktu itu. Lalu datang temanku bilang “kemarin yang pakai
baju merah siapa?”. Lalu pacarku melirik dengan penuh kecurigaan di matanya. Sial
aku ketahuan. Dasar setan.
Katanya kalau
kita sedang berduaan akan ada setan yang menggoda. Hari itu temanku akhirnya
berduaan dengan orang yang dia sukai. Lalu aku menghampiri mereka dan bilang
“cieee cieee!”.
Kawan-kawanku
selalu mengajakku futsal, tapi aku selalu menolak karena aku malas membayar.
Tapi ada hari itu aku mengiyakan ajakan mereka. Di lapangan futsal temanku
bercerita di lapangan itu ada hantunya.
Siang itu
aku sedang bersama pacarku. Entah mengapa dia berbeda pada hari itu. Lalu dia
mengambil handphoneku dan dia mulai mengetik sesuatu. Tanpa banyak bicara dia
memasang earphone di handphone itu lalu memasangkannya di telingaku. Ternyata
dia ingin aku mendengarkan sebuah lagu. Awalnya aku tidak sadar, tapi setelah
40 detik aku baru sadar yang menyanyi adalah Justin Bieber. Aku langsung
melepaskan earphone itu dan menjauh. Dari siang sampai malam pacarku tidak
hentinya menyanyi “Anicu tung anicu anicu tung anicu tung tung tung tung tung”.
Dia sudah terhipnotis.
Saat itu
sudah malam, tetapi aku masih berada di kampus. Saat itu dari pagi sampai malam
aku sedang berkegiatan. Lalu lewat tengah malam aku baru pulang. Aku berjalan
sendiri ke arah motorku parkir. Saat aku pulang gerbang kampus sudah ditutup.
Aku lapor satpam.
Aku bosan
pada malam itu. Karena aku belum bisa tertidur, aku putuskan untuk menonton TV.
Acara waktu itu adalah acara tentang dunia selain dunia kita. Akan tetapi aku
tidak melihat hantu disana.
Malam itu
Ari kebingungan karena dia lapar tapi tidak mempunyai uang cash, jadi dia memutuskan untuk ke ATM. Di dalam ATM, di pojokan
dia melihat hantu.